22
Sep
07

Paralel

Anda tinggal di mana? Di Indonesia juga seperti saya? Saya tinggal di Jakarta.  Tapi kalau mengenai kemacetan, sepertinya sebagian besar kota di Indonesia mengalami juga, cuma tingkat keparahannya saja yang berbeda.  Akhirnya, banyak waktu kita terbuang di jalan raya.  Kalau memecahkan masalah macet pasti bukan wewenang kita, tapi ada beberapa hal yang bisa kita kerjakan agar waktu yang terbuang bisa diminimalkan.  Caranya? Bertindaklah paralel.  Susah menjelaskannya, tapi saya akan berikan beberapa contoh.

Saya merasa kesal pada saat antre di gerbang tol dan pengendara mobil di depan saya baru membuka dompet ketika sampai di gerbang tersebut.  Coba jumlah waktu yang dibutuhkannya: mengambil dompet di saku celana belakang (huh, susahnya) + membuka dompet + memilih uang, baru uang itu diserahkan kepada petugas tol.  Belum lagi tambahan waktu jika uang yang diserahkan bernilai Rp 100 ribu untuk membayar tol yang hanya Rp 1.500.  Kalau saja dia sudah siapkan uang itu di laci mobil, atau sudah dia ambil di dompet ketika dia sedang mengantre sebelum tiba di loket tol, pasti ada waktu yang bisa dihemat.

Mirip dengan kejadian di jalan tol tadi.  Seorang penumpang turun dari angkot.  Ketika keluar dari angkot itu, dia baru mencari uang untuk bayar ongkosnya.  Padahal dia bisa lakukan itu sebelum dia turun, sehingga pada saat sampai di tempat tujuannya, dia tinggal memberikan uang itu kepada sang supir angkot.  Lumayan, ada waktu yang dihemat sehingga antrean di belakang angkot itu tidak menunggu terlalu lama.

Contoh terakhir terjadi di pompa bensin.  Pernah lihat seseorang yang mengisi bensin menunggu bensin yang dipesannya selesai terisi di mobil atau motornya sebelum membayar?  Padahal kalau dia pesan untuk diisi bensin sebanyak 10 liter, dia sudah bisa memberikan uangnya kepada petugas pompa bensin sehingga pada saat bensin selesai diisi dia sudah bisa melanjutkan perjalanan tanpa ada lagi urusan transaksi.  Belum lagi bagi mereka yang minta dituliskan bon bensin.  Sebenarnya petugas pompa bensin bisa menulis bon tersebut ketika bensin sedang diisi, karena selangnya bisa ditinggal.  Kalau itu dilakukan, beberapa menit bisa dihemat.  Antrean di belakannya juga tidak terlalu lama menunggu.

Nah, kalau banyak orang melakukan itu, berapa jam bisa dihemat di antrean-antrean yang ada di kota besar?  Silakan mencoba


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: